Total Tayangan Halaman
Entri Populer
-
MODUL KETERAMPILAN MENULIS Disusun oleh Didin Widyartono, S.S., S.Pd, M.Pd Nanang Bustanul Fauzi, S.S. PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESI...
-
Aneka Alasan Menyimak 1. Karena ingin mempelajari sesuatu dari bahan simakan 2. Karena ingin memikat hati orang lain 3. Karena ingin ...
-
Pudarnya Makna Bhineka Tunggal Ika di hati para pemuda Indonesia Semua orang pasti sudah tahu arti dan makna dari Bhineka Tunggal Ika...
-
Muktamar genQ Fakultas Ilmu Budaya – Rohis Fakultas Ilmu Budaya bernama Generasi Qur’ani yang biasa disebut genQ telah melaksanakan muktamar...
-
Bahasa Indonesia Vs Bahasa Inggris Saat ini, kalau kita perhatikan gaya berpidato pemimpin-pemimpin Indonesia semakin buruk. Dalam pidato r...
-
Cerita Humor Ketika saya dan kakak perempuan saya sedang bercerita di teras rumah. Tiba-tiba, seorang laki-laki datang menghampiri kami. “Ar...
-
Sekedar Ingin Memperkenalkan Diri Athiyyatun Ni’mah , itulah nama saya. Saya dilahirkan oleh ibu saya d...
-
Kekecewaan Pagi itu, Ana sedang duduk di teras depan rumahnya sambil menulis puisi. Ana bangkit dari tempat duduknya menuju kamar karena d...
Laman
Senin, 26 Desember 2011
Kekecewaan
Minggu, 18 September 2011
profile penulis
Athiyyatun Ni’mah, itulah nama saya. Saya dilahirkan oleh ibu saya di Gresik, 07 Oktober 1992. Menurut kedua orang tua saya, arti dari nama saya adalah pemberi nikmat. Semoga saja saya bisa memberikan nikmat untuk Negara & Agama, khususnya untuk keluarga saya. Amin…Sejak kecil, saya selalu menempuh pendidikan yang berbasis agama. Mulai dari TK. Mifathul Ulum, MI Mifathul Ulum, MTsN pohjentrek sampai lulus Madrasah Aliyah Al-Ibrohimi pada tahun 2010. Setelah lulus dari MA, saya mencoba mendaftar kuliah di Universitas Negeri Malang tetapi tidak diterima. Akhirnya, saya beristirahat selama 1 tahun & pada tahun 2011 ini, saya mencoba mendaftar kuliah lagi tetapi bukan di UNM karena takut gagal di lubang yang sama. Saya memilih Universitas Brawijaya dan Alhamdulillah diterima di Fakultas Ilmu Budaya jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia.
Cita-cita saya banyak sekali, antara lain : ingin menjadi guru ngaji, guru Bahasa Indonesia, Dosen Bahasa Indonesia, ingin membahagiakan orang tua, dan yang paling utama adalah ingin meninggal dalam keadaan chusnul khotimah dan ingin masuk surga. Amin Y Robb… & Alhamdulillah salah satu cita-cita saya sudah terwujud, yaitu menjadi guru ngaji pada tahun 2011, meskipun hanya 4 bulan saja karena saya harus melanjutkan mencari ilmu di Universitas Brawijiya.
Selama menempuh pendidikan dari TK sampai MA, saya tidak pernah mendapatkan prestasi apapun, paling bagus pun hanya mendapat rangking 10 besar mulai dari kelas 1 MTs sampai kelas 3 MA. Meskipun saya tidak pernah mendapatkan prestasi apapun, tetapi saya mendapat pengalaman dengan mengikuti organisasi IPNU-IPPNU Ranting Peganden sampai saat ini & mendapat pengalaman menjadi guru ngaji.
SEKIAN
TERIMA KASIH
Kamis, 18 Agustus 2011
PK2 MABA 2011 FIB UB: pembagian kelompok dan nama gelar... (NEW) kelompo...
Pudarnya Makna Bhineka Tunggal Ika di hati para pemuda Indonesia
Semua orang pasti sudah tahu arti dan makna dari Bhineka Tunggal Ika, bahkan anak SD pun sudah mengetahuinya. Namun, hanya sedikit orang yang bisa menerapkan makna tersebut dengan benar.
Arti Bhinneka Tunggal Ika adalah berbeda-beda tetapi satu jua yang berasal dari buku atau kitab sutasoma karangan Mpu Tantular / Empu Tantular. Secara mendalam Bhineka Tunggal Ika memiliki makna walaupun di Indonesia terdapat banyak suku, agama, ras, kesenian, adat, bahasa, dan lain sebagainya namun tetap satu kesatuan yang sebangsa dan setanah air. Dipersatukan dengan bendera, lagu kebangsaan, mata uang, bahasa dan lain-lain yang sama.Pengukuhan ini telah dideklarasikan semenjak tahun 1928 yang terkenal dengan nama "sumpah pemuda".
Namun, sekarang Bhineka Tunggal Ika ikut luntur seiring berkembangnya zaman, banyak anak muda yang tidak mengenalnya, banyak orang tua lupa akan kata-kata ini, banyak birokrat yang pura-pura lupa, sehingga ikrar yang ditanamkan jauh sebelum Indonesia Merdeka memudar, seperti pelita kehabisan minyak.Sumpah Pemuda hanya sebagai penghias bibir sebagian orang, dan bagi sebagian orang hanya dilafaskan pada saat memperingati hari sumpah pemuda setiap 28 Oktober. Tetapi bagi sebagian yang muda hanya sebagai pelajaran sejarah yang hanya dipelajari di sekolah-sekolah.
Lalu, apa yang seharusnya dilakukan oleh para pemuda Indonesia?
Untuk mengatasi persoalan ini, sebaiknya di sekolah perlu diterapkan pengamalan Pancasila & UUD 1945. Selain itu, media massa juga berpengaruh terhadap perkembangan pemikiran para pemuda pada zaman sekarang misalnya ditayangkan film yang bisa membangun rasa Nasionalisme dan rasa Sumpah Pemuda mereka.